Teks Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yg Asli (versi 3 stanza)
(I)
Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku hiduplah negriku
Bangsaku rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
(II)
Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada, untuk s’lama lamanya
Indonesia tanah pusaka, p’saka kita semuanya
Marilah kita mendo’a, Indonesia bahagia
Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya
Bangsanya, Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya, sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
(III)
Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti
Di sanalah aku berdiri, ‘njaga ibu sejati
Indonesia tanah berseri, tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji, Indonesia abadi
S’lamatlah rakyatnya, s’lamatlah putranya
Pulaunya, lautnya semuanya
Majulah negrinya, majulah pandunya
Untuk Indonesia Raya
Tentang Kebiasaa, Karakter, Disiplin
1. Many of the things we do each day, we do by habit. Success in life takes effort but it is not difficult and complicated. It is just a matter of knowing what you want, determining how to get it, and making habit of doing those things that you need to do. (Ralph Marstone)
2. We are what we repeatedly do. Excellence, therefore, is not an act but a habit. (Aristotle)
3. Ninety-nine percent of the failures come from people who have the habit of making excuses. (George Washington Carver)
4. Excellence is the gradual result of always striving to do better. (Pat Riley)
5. We must never be too busy to take time to sharpen the saw. (Stephen R. Covey)
6. If we keep doing what we’re doing, we’re going to keep getting what we’re getting. (Stephen R. Covey)
7. Experience is not what happens to a man; it is what a man does with what happens to him. (Aldous Huxley)
8. You are overcome by the fact because you think you are. (Norman Vincent Peale)
9. Do something every day that you don’t want to do. This is the golden rule for acquiring the habit of doing your duty without pain. (Mark Twain)
10. Perfection consists not in doing extraordinary things, but in doing ordinary things extra ordinarily well. (Angelique Arnauld)
11. Habit is either the best servants or the worst of masters. (Nathaniel Emmons)
12. To get what you want, STOP doing what isn’t working. (Dennis Weaver)
13. The only man who never make mistakes is the man who never does anything. (Theodore Roosevelt)
14. Failures are divided into two classes-those who thought and never did, and those who did and never thought. (John Charles Salak)
15. All things are difficult before they are easy. (John Norley)
16. Poverty is not the root cause of crime. (Rush Limbaugh)
17. All good things are difficult to achieve; and bad things are very easy to get. (Morarji Desai)
18. Men take only their needs into consideration, never their abilities. (Napoleon Bonaparte)
19. Winning is not a sometime thing. You don’t win once in a while, you don’t do things right once in a while, you do them right all the time. Winning is a habit. Unfortunately, so is losing. (Mrs. Hubbard Davis)
20. The majority of man meet with failure because of their lack of persistence in creating new plans to take the place of those which fail. (Napoleon Hill)
21. Be Proactive. 2) Begin with the end in mind. 3) Put first things first. 4) Think win win. 5) Seek first to understand… then to be understood. 6) Synergize. 7) Sharpen the saw. (Stephen R. Covey)
22. I believe that anyone can conquer fear by doing the things he fears to do, provided he keeps doing them he gets a record of successful experinces behind him. (Eleanor Roosevelt)
23. Those who think they have no time for bodily exercise will sooner or later have to find time for illness. (Edward Stanley 1826 – 1893, The Conduct of Life)
24. When you have a number of disagreeable duties to perform, always do the most disagreeable first. (Josiah Quincy)
25. If you create an act, you create a habit. If you create a habit, you create a character. If you create a character, you create a destiny. (Andre Maurois)
26. Luck is what happens when preparation meets opportunity. (Lucius Annaeus Seneca)
27. The unfortunate thing about this world is that good habits are so much easier to give up than bad ones. (William Somerset Maugham)
(to be continued…)
Tentang Teknik Kelautan ITB
Sejarah
Sejarah Teknik Kelautan ITB
Program Studi Teknik Kelautan Berdiri pada tahun 1994.
Mulai dirintis sejak 1985 melalui program New S1 Ocean Engineering, Proyek Bank Dunia XVII.
Sejak 1994 mulai menerima mahasiswa langsung melalui UMPTN.
Saat ini Program Studi Teknik Kelautan berada di bawah naungan Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan.
Oktober 1998 memiliki lulusan pertama. Hingga saat ini jumlah lulusan sudah mencapai + 185 orang.
Visi Misi
Akreditasi
( Akreditasi A )
dari Badan Akreditasi Nasional
Tujuan
Operate state-of-the-art laboratory equipments for physical, numerical and field modelling in coastal, offshore engineering, as well as naval architecture and coastal management.
Provide short courses, workshops, conferences in Ocean Engineering
Conduct basic researches involving graduate students with competitively sought funding.
Facilitate Ocean Engineering faculties and students cooperation with Ocean Engineering Professional Organizations for certifications/licenses and professional development.
Achieve highest recognition from national and international accreditation agencies.
Kompetensi
Teknik Kelautan ITB merupakan institusi pendidikan yang mengembangkan TEKNOLOGI KELAUTAN yang berbasis pada bangunan dan lingkungan fisik laut.Teknik Pantai
Teknologi perlindungan pantai.
Teknologi reklamasi dan pengerukan.
Pengembangan lahan pasang surut sebagai lahan
budidaya pertanian dan perikanan.
Teknologi kepelabuhanan.
Teknologi perlindungan lingkungan.
Teknik Lepas Pantai
Teknologi pemanfaatan laut sebagai sumber daya hidrokarbon dan mineral energi.
Teknologi untuk media transportasi, seperti pipa dan kabel laut.
Teknik Perkapalan
Mempelajari teknologi untuk media transportasi yang meliputi kapal dan alat apung.
Sebagai negara maritim, Indonesia akan membutuhkan perkembangan dalam bidang Teknik Perkapalan.
Manajemen Sumber Daya Kelautan
Mempelajari pengelolaan terhadap pemanfaatan sumber daya laut agar menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.
Fasilitas
Saluran Gelombang & Arus
Peralatan Survai
Pengukur Gelombang dan Arus
Teodolit, Waterpass, dan Total Station
Laboratorium Struktur dan Bahan
Laboratorium Mekanika Fluida
Laboratorium Mekanika Tanah
Fasilitas Komputer
Komputer S1 = 16 unit
Komputer S2 = 7 unit
Komputer Pengerjaan Kerja Praktek dan Tugas Akhir = 10 unit
Dilengkapi printer dan scanner Tersambung dengan Internet 24 jam
Perpustakaan
Multimedia Pendukung Akademik
Internet, Komputer note-book, LCD projector, dsb.
Kurikulum




Kurikulum tersebut akan diubah pada semester depan (Juni nanti), menjadi kurikulum baru 2008
Perubahan besar terjadi, yaitu dengan adanya mata-kuliah mayor dan minor.
Karya-karya Teknik Kelautan:
Hadiah Ulang Tahun
Hari ini adalah hari ulang tahun qm… Hari yang ditunggu2 oleh sebagian orang (katanya)… Nah, apa sii yang biasanya qm inginkan dari someone special qm pada hari special ini?
Tuliskan comment qm yah…..
Menwa ITB
Menwa (Resimen Mahasiswa) merupakan salah satu unit yang ada di ITB.
Menwa merupakan satu-satunya unit yang memiliki mobil sendiri, motor, dll (hehe… promosi euy..)
Asik lho ikut menwa… (katanya sii, soalnya aq baru daftar ^^ )
Menurut aq, dengan ikut menwa, qm bisa ningkatin kedisiplinan diri qm, rasa tanggung jawab, dan lain-lain. Sehingga nanti bisa diaplikasikan dalam hidup bermasyarakat.
Melihat situasi ketika temu alumni dulu… Aq lihat menwa itu kekerabatannya sangat kuat… Hal ini terbukti dengan banyaknya alumni yang datang.. Yaitu dimulai dari angkatan 1 sampai angkatan 40-an !! Kompak bannget!! Truz.. orgnya banyak yg sukses!!
So, jadi qm kepengen sukses… resepnya cuma satu… ikut menwa…
Klo alumninya itu memiliki kriteria yg sesuai dengan apa yang qm mau… maka masuk aja kesitu… key!!
Dijamin qm dapetin kriteria itu jg…
Soalnya, klo masuk ke kedokteran, hampir pasti jd dokter..
klo masuk ke teknik kelautan, hampir pasti jd seorang ahli offshore-platform, dll..
“Jika Anda ingin sukses, tirulah orang-orang sukses!!” (Bob Foster, pendiri Ganesha Operation)
Ato liat orang2 yg keluar dari situ (alumni2nya…) …. Qm akan hampir pasti menjadi org seperti alumni2 unit tsb…
Apa Yang Anda Mau?
Apa Yang Anda Mau?
Banyak sekali hal-hal yang Anda inginkan bukan? Disini Anda dapat merequest hal-hal yang Anda inginkan… Mungkin suatu bidang yang unik menurut Anda… Atau hal-hal lainnya yang Anda ingin saya bahas disini… Mudah-mudahan saya sanggup membahasnya…
Apalagi jika hal itu berhubungan dengan ilmu engineering, khususnya Teknik Kelautan ~ Teknik Sipil laut …
Segala kritik dan saran pun akan saya tampung demi terciptanya hal yang lebih baik lagi…
I’ll do my best for U… Key!!
Just tell me, where the wrong is…
Penelitian… Ada ide?
hhhmm…
di suatu hari…
tibalah seorang manusia…
mencoba untuk menimba ilmu…
ilmu teknik kelautan (ekuivalen teknik sipil di laut)
Saya sekarang ini bergabung dengan divisi penelitian di KMKL (Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan) dan saya kebetulan
sedang kebingungan masalah ini. Apa yang harus saya teliti ya?
Offshore? aq belum pnya cukup ilmu ttg ini…
hahaha
gag tau jg…
pokoknya… meneliti… mencoba membuat solusi masalah yang ada!!
coz, potensi teknik kelautan di Indonesia begitu besar!! Mungkin, suatu saat nanti, bakal ada “Dubai-nya Indonesia”
Mudah-mudahan suatu saat nanti!!! Ya Allah, aq ingin membuktikan bahwa Indonesia Jaya!! Indonesia menjadi top 10 countries in the world!!
Tentang Saya
Saya adalah saya (naon seeh!!)
Nama saya Agung Sudrajat Supriatna (hehe… yg org sunda pasti tau, aq org mana..)
Tiba di dunia, berkat seizin Allah SWT dan perantara kedua orang tuaku yang aku sayangi, cintai, dan hormati… Terutama mami qu tercinta… I’ll do everything 4 getting ur smile… Semoga kesejahteraan selalu tercurah kepada mereka.. Dan semoga segala kebaikan yang mereka limpahkan kepadaku mendapat balasan yang berlipat ganda dari-Mu… o iya, tiba pada tanggal 10 Jumadil awal 1409 H..
HHmm, dari lahir ampe sekarang masih d bandung ajah… doain aq supaya bisa mengembara ke tempat lain.. haha.. aq juga akan mendoakan kalian ^^
SD tuh d Sindanglaya IV (kelas 1 – Bu Yani, kelas 3 – Bu Neni, kelas 6 – Pak ………. (oh my god,, I forget that..) )
SMP d SMP 17 Bandung… Masih Bandung ^^
SMAN 20 Bandung…. My best friends in 134.com (dibaca: BASKOM).. Komunitas paling exist!! haha..
skrg lg d ITB – FTSL – Teknik Kelautan.. Great challenge!! Hitungan yg rumit mencakup berbagai bidang… dahsyat!! Semoga aq bisa istiqamah, seperti istiqamah kalian dalam membaca artikel ini ^^ hehe
Atos heula = sudah dulu
Nuhun atos maca Tentang Saya…
Terima kasih telah membaca Tentang Saya
Mudah-mudahan Anda diberikan kemudahan dalam segala urusan Anda….
Mempertahankan Harta Anda
MATA UANG DI DALAM ISLAM
Mata uang (an-nuqud), secara bahasa berarti dirham tertentu, mengeluarkan bagian dirham yang palsu, atau memberikan dan mengambil dirham. Hal ini seperti yang teruangkap dalam hadits Jabir dan yang lainnya, yaitu saat Rasulullah SAW menjual sesuatu kepadanya (Jabir), maka beliau bersabda, “Uangkanlah kepadaku harganya.” (HR. Syaikhan). Maksudnya, ‘berikanlah uangnya kepada beliau segera’. Nuqud bisa juga berarti mata uang (‘umlah) itu sendiri.
Uang dikenal sebagai sesuatu yang diistilahkan oleh manusia dapat menjadikan barang itu memiliki harga, dan sebagai upah atas jasa dan pelayanan, baik berbentuk uang logam maupun bukan. Dengan uang pula seluruh barang, usaha, dan jasa dapat dinilai.
Sebelum manusia mengenal uang, mereka telah melakukan aktivitas jual beli dan tukar menukar barang dengan jasa. Namun, karena pertukaran barang dengan jasa menimbulkan banyak kesulitan, terutama yang berkaitan dengan transaksi perdagangan, maka mereka berpikir untuk mencari barang dasar yang memiliki nilai intrinsik. Selain itu, bisa memberikan kemudahan dalam peredarannya sehingga dapat dijadikan tolok ukur yang menilai seluruh barang dan jasa. Lalu muncullah mata uang, yang menjadikannya satu-satunya tolok ukur. Setelah manusia di masa lalu mengetahui bahwa logam mulia, emas, dan perak memiliki nilai intrinsik, maka mereka menjadikan keduanya sebagai mata uang. Kemudian mereka mencetak dinar dan dirham. Kedua benda tersebut relatif jarang diperoleh (depositnya), tetapi memiliki keunikan (seperti emas) yang tidak hancur ditelan waktu.
Kerajaan Romawi dan negeri- negeri pengikutnya telah menjadikan emas sebagai dasar mata uangnya. Demikian juga kekaisaran Persia dan negeri-negeri pengikutnya telah menjadikan perak sebagai dasar mata uangnya. Dengan perak ini dicetak dirham dalam bentuk dan ukuran tertentu. Diketahui bahwa mata uang dinar Romawi hanya dicetak dengan satu bentuk dan ukuran saja, sedangkan dirham Persia dicetak dengan bentuk dan ukuran yang bermacam-macam.
Orang-orang Arab sebelum Islam, terutama Quraisy telah melakukan perniagaan dengan tetangga-tetangga mereka dari berbagai tempat dan pelosok negeri:
Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, yaitu kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. (TQS. Al-Quraisy [106]:1-2)
Mereka kembali dari Syam dengan membawa dinar emas Kaisar dan kembali dari Irak dengan membawa dirham perak Kisra. Ketika mereka kembali dari Yaman mereka terkadang juga membawa dirham Hamiriyah, kembali ke Hijaz dengan membawa dinar emas Hirakliy dan dirham perak Sasanid. Akan tetapi, mereka tidak melakukan transaksi dengan menggunakan dinar dan dirham sebagai satuan (yang dihitung persatuan-pen), melainkan dijadikan sebagai timbangan (dengan lantakan emas/perak-pen). Dengan kata lain, mereka menjadikannya sebagai benda (alat) tukar menggunakan emas dan perak yang tidak dicetak. Mereka belum sampai (berpikir) ke taraf uang cetak, bermacam-macamnya dirham, dan berbeda-bedanya timbangan. Mereka menerima begitu saja berkurangnya (nilai) dinar seiring makin banyaknya yang beredar. Untuk menghindari penipuan mereka bersandar pada timbangan. Dan mereka memiliki timbangan-timbangan khusus yang biasa digunakan, yaitu dengan rithl, uqiyah, nasy, nuwat, mitsqal, dirham, daniq, qirath, dan habbah.
(bersambung)
-
Terkini
- Politisi Islam Sejati
- Krisis Politisi Sejati
- Hijrah Menuju Khilafah Islamiyah
- Solusi supaya Indonesia Jaya
- Konsep Ketuhanan Dalam Islam
- Sejarah Mahawarman
- Bela Negara
- Teks Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yg Asli (versi 3 stanza)
- Tentang Kebiasaa, Karakter, Disiplin
- Tentang Teknik Kelautan ITB
- Hadiah Ulang Tahun
- Menwa ITB
-
Taut
-
Arsip
- Oktober 2008 (3)
- Agustus 2008 (1)
- Juli 2008 (3)
- Maret 2008 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

