Sejarah Mahawarman
Tanggal 13 Juni 1959 sesuai dengan keputusan Pangdam VI/SLW No. 40/2/5/1959 Kolonel Kosasih, dibentuklah Wajib Latih (WALA) Mahasiswa dalam rangka menghadapi kericuhan di Jawa Barat, terutama yang ditimbulkan oleh DI/TII Kartosuwiryo. WALA Mahasiswa angkatan 1959 ini adalah Resimen Mahasiswa pertama di Indonesia, sebagai Komandan pertama adalah Kapten Ojik Soeroto.
Sebagai kelanjutannya, dari tanggal 13 Juni sampai 14 September 1959 diadakan latihan yang pertama di Kota Bandung yang menghasilkan satu Batalyon Mahasiswa dengan kekuatan 6 kompi terdiri atas 4 kompi mahasiswa ITB, 2 kompi gabungan Universitas & Akademi swasta.
Tanggal 19 Desember 1961, sejalan dengan Perjuangan Pembebasan Irian Barat, TRIKORA, keluarlah Instruksi Menteri PTIP No. 1 tahun 1962 tanggal 15 Januari 1962 untuk membentuk Corps sukarelawan di lingkungan Perguruan Tinggi dan Penguasa, Perang Daerah No. KPTS 04/7/1/PPD/62 tanggal 10 Juni 1962, maka terbentuklah “Resimen Mahasiswa Serba Guna”.
Tanggal 24 Januari 1963 terbentuk Batalyon Inti yang memiliki kualifikasi “Perlawanan Rakyat” sesuai dengan keputusan bersama Menko Hankam, Kasab & Menteri PTIP No.M/A/20/63.
Tanggal 21 April 1964 untuk mewujudkan Pembentukan Resimen Mahasiswa di tiap Kodam, maka Batalyon Inti digabung dalam satu wadah Resimen Mahasiswa yang disebut Resimen Mahawarman.
Tanggal 12 Juni 1964 Jendral A.H Nasution selaku Menko Hankam/Kasab mengesahkan Dhuaja Resimen Mahasiswa Jawa Barat. Tanggal 13 Juni 1964 pada upacara parade/defile di Lapangan Diponegoro, Dhuaja ini diserahkan kepada Komandan Resimen Mahawarman Kapten Ojik Soeroto oleh Jenderal A.H Nasution yang didampingi Menteri PTIP Prof.Ir. Tojib Hadiwidjaja dan Pangdam VI/Siliwangi Kolonel Ibrahim Adjie.
Pada kesempatan ini Menteri PTIP menganugerahkan nama Resimen Mahawarman bagi Resimen Mahasiswa di Jawa Barat yang berarti “Perisai yang Agung”. Dengan Motto “Widya Castrena Dharma Siddha” yang berarti “Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan
Bela Negara
Bangunlah seluruh bangsa Indonesia
Hadapi tantangan dan cobaan
Raihlah cita-cita yang mulia
Indonesia makmur dan sentosa
Walau berbagai suku dan agama
Ragam budaya serta golongan
Satu untuk semua, semua untuk satu
Jayalah Indonesiaku tercinta
Persatuan dan Kesatuan
Negara Republik Indonesia
Undang-undang Dasar 45
Pancasila Dasar Negara
Seluruh Rakyat Wajib Bela Negara
Songsong hari esok makmur sejahtera
Seluruh rakyat wajib bela negara
Songsong hari esok makmur sejahtera
Menwa ITB
Menwa (Resimen Mahasiswa) merupakan salah satu unit yang ada di ITB.
Menwa merupakan satu-satunya unit yang memiliki mobil sendiri, motor, dll (hehe… promosi euy..)
Asik lho ikut menwa… (katanya sii, soalnya aq baru daftar ^^ )
Menurut aq, dengan ikut menwa, qm bisa ningkatin kedisiplinan diri qm, rasa tanggung jawab, dan lain-lain. Sehingga nanti bisa diaplikasikan dalam hidup bermasyarakat.
Melihat situasi ketika temu alumni dulu… Aq lihat menwa itu kekerabatannya sangat kuat… Hal ini terbukti dengan banyaknya alumni yang datang.. Yaitu dimulai dari angkatan 1 sampai angkatan 40-an !! Kompak bannget!! Truz.. orgnya banyak yg sukses!!
So, jadi qm kepengen sukses… resepnya cuma satu… ikut menwa…
Klo alumninya itu memiliki kriteria yg sesuai dengan apa yang qm mau… maka masuk aja kesitu… key!!
Dijamin qm dapetin kriteria itu jg…
Soalnya, klo masuk ke kedokteran, hampir pasti jd dokter..
klo masuk ke teknik kelautan, hampir pasti jd seorang ahli offshore-platform, dll..
“Jika Anda ingin sukses, tirulah orang-orang sukses!!” (Bob Foster, pendiri Ganesha Operation)
Ato liat orang2 yg keluar dari situ (alumni2nya…) …. Qm akan hampir pasti menjadi org seperti alumni2 unit tsb…
-
Terkini
- Politisi Islam Sejati
- Krisis Politisi Sejati
- Hijrah Menuju Khilafah Islamiyah
- Solusi supaya Indonesia Jaya
- Konsep Ketuhanan Dalam Islam
- Sejarah Mahawarman
- Bela Negara
- Teks Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yg Asli (versi 3 stanza)
- Tentang Kebiasaa, Karakter, Disiplin
- Tentang Teknik Kelautan ITB
- Hadiah Ulang Tahun
- Menwa ITB
-
Taut
-
Arsip
- Oktober 2008 (3)
- Agustus 2008 (1)
- Juli 2008 (3)
- Maret 2008 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
