Agung’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Kontribusi Habibie untuk Bangsa Indonesia

 

habibie

(sumber foto: google)

Nama Habibie sudah tidak asing lagi bagi warga negara Indonesia. Namun, tahukah Anda apa kontribusi Habibie pada dunia pesawat terbang, sehingga menjadikan beliau terkenal? Tahukah kontribusi beliau di bidang politik dan ekonomi indonesia? Simak tulisan berikut ini.

Masa kelahiran, cinta, dan pendidikan

habibieainun

(sumber: google)

Prof. Dr. –Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Parepare, Sulawesi Selatan 80 tahun silam, tepatnya 25 Juni 1936. Beliau pernah mengenyam pendidikan di SMAK Dago, lalu kuliah di Institut Teknologi Bandung yang saat itu bernama Universitas Indonesia Bandung pada tahun 1954. Merasa kurang dan ingin menambah ilmu lagi, beliau melanjutkan studi ke Jerman. RWTH Aachen menjadi pilihannya. RWTH Aachen terletak di Jerman Barat. Gelar pertama yang diraihnya, diplom ingenieur didapatnya pada tahun 1960. Gelar doktor ingenieur diperoleh dengan nilai sempurna atau summa cum laude diraih pada tahun 1965.

Setelah melewati cukup banyak pesaing, beliau akhirnya berhasil meminang pujaan hatinya, Hasri Ainun Besari. Dari istrinya yang satu-satunya tersebut, dikaruniai dua orang putra dan tanpa putri, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.

Kontribusi di bidang Pesawat Terbang

N250

(sumber: google)

Mungkin ada yang bertanya, apa yang membuat Bpk Habibie begitu terkenal di bidang pesawat dan dianggap jenius? Alasannya adalah karena Bpk Habibie menemukan solusi atas permasalahan pesawat di kala itu yang belum ada yang bisa memecahkan. Kala itu, pesawat yang sering terbang, akan mengalami retak pada tubuh pesawat. Dan keretakan itu sangat sulit dideteksi, sehingga mengakibatkan angka kecelakaan pesawat tinggi dan biaya pemeliharaan menjadi mahal (karena banyak menduga-duga atau pemeliharaan komponen badan pesawat yang belum waktunya). Nah, Habibie dengan jeniusnya berhasil menemukan teori bahwa keretakan badan pesawat dapat diketahui. Dengan diketahuinya keretakan tersebut menyebabkan angka jatuh pesawat akibat keretakan pada badan pesawat dapat diminimalisasi. Dan perawatan badan pesawat lebih murah karena sudah diketahui rumusnya. Penemuan ini membuat Habibie terkenal seantero dunia. Teorinya tersebut dikenal sebagai Crack Progression.

Kontribusi sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi

BJ+Habibie_20140326+-+Helmi+Fithriansyah+6

(sumber: google)

Kehebatan Habibie yang bekerja di Messerschmitt-Bolkow-Blohm, perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman hingga mencapai karir sebagai wakil presiden bidang teknologi terdengar juga ke telinga bpk presiden saat itu, Bpk. Soeharto. Bpk. Soeharto kira-kira berpikir seperti ini “Lah ini anak bangsa cemerlang kok mengabdi di negara asing? Lah sini aja lah jadi menteri disini. Bangun negara sendiri lah”. Serta merta Bpk. Soeharto memanggilnya memangku tugas mulia sebagai menteri negara riset dan teknologi. Sejak tahun 1978 sampai Maret 1998 beliau mengabdi sebagai menteri. Hingga akhirnya beliau diangkat menjadi presiden, dengan masa jabatan 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999 (sebelumnya beliau adalah wakil presiden).

Kontribusi sebagai presiden

220px-Bacharuddin_Jusuf_Habibie_official_portrait

(sumber: google)

Jangankan jadi presiden. Jadi ketua RT atau RW saja bisa ada yang pro dan kontra. Apalagi menjadi presiden. Perdebatan bahkan ketidaksukaan pada beliau pun ada. Hal itu memang normal. Karena manusia memang berbeda pola pikir dan juga kepentingannya.

Namun terlepas dari semua itu, terdapat banyak kontribusi/peran Habibie. Inti dari kebijakan Habibie di masa awal kepresidenannya berkutat di masalah penegakan demokrasi yang lebih baik, hak asasi manusia, dan restrukturisasi ekonomi. Beberapa yang dapat disampaikan diantaranya:

  1. Di bidang politik

Kebijakan beliau di bidang politik intinya kepada memberikan demokrasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Diantaranya yaitu:

Memberikan kebebasan pada rakyat untuk menyalurkan aspirasinya.

Membentuk tiga undang-undang yang demokratis yaitu:

  • UU no. 2 tahun 1999 tentang Partai Politik
  • UU no. 3 tahun 1999 tentang Pemilu
  • UU no. 4 tahun 1999 tentang Susunan Kedudukan DPR/MPR

Menetapkan 12 Ketetapan MPR:

  • Tap MPR No. X/MPR/1998, tentang pokok-pokok reformasi pembangunan dalam rangka penyelematan dan normalisasi kehidupan nasional sebagai haluan negara
  • Tap MPR No. XI/MPR/1998, tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme
  • Tap MPR No. XIII/MPR/1998, tentang pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia
  • Tap MPR No. XV/MPR/1998, tentang penyelenggaraan Otonomi daerah
  • Tap MPR No. XVI/MPR/1998, tentang politik ekonomi dalam rangka demokrasi ekonomi
  • Tap MPR No. XVII/MPR/1998, tentang Hak Asasi Manusia (HAM)
  • Tap MPR No. VII/MPR/1998, tentang perubahan dan tambahan atas Tap MPR No. I/MPR/1998 tentang peraturan tata tertib MPR
  • Tap MPR No. XIV/MPR/1998, tentang Pemilihan Umum
  • Tap MPR No. III/V/MPR/1998, tentang referendum
  • Tap MPR No. IX/MPR/1998, tentang GBHN
  • Tap MPR No. XII/MPR/1998, tentang pemberian tugas dan wewenang khusus kepada Presiden/mandataris MPR dalam rangka menyukseskan dan pengamanan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila
  • Tap MPR No. XVIII/MPR/1998, tentang pencabutan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)
  1. Di bidang ekonomi

Beberapa diantaranya yang dilakukan Habibie yaitu:

  • Menaikkan nilai rupiah terhadap dollar, hingga di bawah Rp.10.000 kala itu.
  • Melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara
  • Melikuidasi beberapa bank bermasalah
  • Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian utang luar negeri
  • Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF
  • Dan masih banyak lagi…

Cukup banyak yang dilakukan Habibie yang baik bagi Indonesia untuk ukuran masa kerja yang singkat (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999). Namun sayang, sebelum Indonesia pulih sepenuhnya, beliau mengundurkan diri setelah laporan pertanggungjawabannya ditolak oleh MPR.

Kontribusi pasca masa kepresidenan

the-habibie-center-_111018135204-118

(sumber: google)

Setelah selesai masa kepresidenan, beliau kembali tinggal di Jerman. Sampai akhirnya era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono, beliau kembali ke Indonesia. Beliau aktif di organisasi yang didirikannya, Habibie Center. Yayasan tersebut aktif mengumandangkan tema demokrasi dan modernisasi. Selain juga pemberian beasiswa untuk dalam dan luar negeri.

Selain itu, beliau tetap aktif mengamalkan praktik membuat pesawat di perusahaan yang didirikan olehnya dan anaknya, PT. Regio Aviasi Industri. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang.

Penutup

Begitu banyak cinta yang terealisasi dalam begitu banyak kontribusi yang diberikan oleh Habibie dan membuat harum nama bangsa di dunia. Sepatutnya kita dapat menghargai dan meneladani beliau. Jikalau ada kekurangannya, kita yakini beliau hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan.

Juli 29, 2016 - Posted by | Sang Inspirator Bangsa, Uncategorized | , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: